Senin, 05 Januari 2015

Jenis Tidur dan Khasiatnya

Kapan KITA harus TIDUR?

Imam Ali as "Pecinta dunia adl orang yang tidur dalam keadaan kenyang, dan banyak tidur akan merusak jiwa dan membawa madharat".

Tidur Gaflah adalah tidur disaat acara2 keagamaan.

Tidur yang celaka adalah tidur disaat waktu sholat.

TIDUR QAILULAH adalah tidur sebelum zuhur sampai masuk waktu zuhur dan setelah sholat zuhur sampai waktu ashar. ini jenis tidur yg sunnah. tidur ini akan menghilangkan kemalasan, dan menguatkan daya ingat.

TIDUR GHAILULAH adalah tidur dipenghujung hari (menjelang tenggelamnya matahari)  yang akan menyebabkan sakit, bahkan kematian.

TIDUR AILULAH adalah tidur antara terbitnya fajar shodiq dengan terbitnya matahari. tidur semacam ini sangat buruk dan tercela, serta menyebabkan kemiskinan dan kuningnya wajah.

TIDUR HAILULAH adalah tidur setelah zuhur atau waktu zuhur. karena ia pemisah antara zuhur dan sholat. disebut HAILULAH karena menunda-menunda sholat awal waktu adl perbuatan yang tidak terpuji, dan tidur diwaktu tersebut sangat buruk.

TIDUR TUKHSHAH adalah tidur setelah waktu isya'. Tidur semacam ini menyebabkan bertambahnya energi dan rizki yg berkah. Tidur setelah sholat isya' sampai pertengahan malam sebanding dengan tidur 3 jam mulai pertengahan malam sampai masuk waktu subuh.

TIDUR FAILULAH adalah tidur setelah terbit matahari yang akan berakibat kemalasan dan lemahnya daya ingat.

itulah waktu-waktu tidur berdasarkan riwayat.

Kiat Sukses Menggapai Ilmu

Diantara kalam ustadzah Thalhah Amirah binti Alhabib Novel bin jindan dalam jalsah di ma'had Dar ummahatil mu'minin:
♡ diantara ijtihad habib muhammad al-haddar ketika beliau menuntut ilmu dirubath tarim: tidak pernah membuka ikatan kasur yg beliau bawa (tidak pernah sengaja tidur), ketika beliau belajar jika takut tertidur maka beliau belajar di loteng sekiranya beliau tertidur beliau akan jatuh dan mati, hingga dikatakan rasa kantukpun takut mendatangi beliau karena kuatnya ijtihad beliau (subhanallah, semoga kita bisa ittiba mujahadah beliau, amiin)
♡ anjuran bagi penuntut ilmu:
1. MENGHAFAL
Syetan tidak ingin satu orangpun jadi orang alim, karena bagi syetan lebih sulit mengganggu 1 orang alim dibanding 1000 ahli ibadah, pengumuman syetan bagi syetan yg lain "gangguin thalabul ilm sebelum mereka menjadi alim". Diantara bentuk gangguan syetan bagi thalabul ilm: sakit hingga minta pulang, masalah sama teman, haus ketika pelajaran, gatal2 dll, semua itu dari syetan.
2. MENULIS
Jika ilmu diumpamakan binatang buruan maka tulisan adalah tali pengikatnya, maka termasuk orang yg dungu jika seseorang berburu kemudian ia lepaskan (tidak diikat).
3. KHIDMAH
Habib Alwi bin syihab ketika belajar kepada habib Abdurrahman almasyhur, beliau tidak pernah duduk dihalaqah untuk ta'lim, melainkan membuat kopi (mulai dari menyangrai, menghaluskan sampai dijadikan minuman) untuk guru dan murid2, suatu ketika beliau duduk untuk ikut ta'lim tapi dilarang oleh habib Abdurrahman, beliau disuruh tetap membuat kopi, suatu ketika beliau mengadukan keinginan beliau untuk taklim hingga habib abdurrahman berkata "lihatlah wajah2 orang yg duduk dihalaqah ini, suatu saat nanti mereka semua akan belajar kepadamu". Dan terbuktilah perkataan beliau.
* tempat yg paling banyak ilmunya adalah lobang kloset, yg paling sering membersihkannya yg dpt ilmu paling banyak.
Syekh rozi ketika hendak menuntut ilmu, sebelumnya dipeerintahkan oleh guru beliau untuk khidmah terlebih dahulu dengan membersihkan km setiap hari (yg ketika itu istinja'nya masih menggunakan batu, jd beliau harus memversihkan batu bekas istinja setiap hari), setelah beberapa lama baliau diperintahkan untuk mengurus lampu minyak masjid, dengan berkat khidmah beliau sampai beliau mendapat karomah.
* bersabarlah atas kerengganganmu dengan gurumu (jafa'il mu'allim) karena sesungguhnya meresapnya ilmu adalah ketika itu.
4. AKHLAQ & ADAB
5. BERSIH HATI
Ketika menuntut ilmu jangan sering berantem, musuhan dengan teman.
Kosongkan hati dari selain ilmu supaya ilmu yang bisa masuk banyak.
Terkadang ada orang menuntut ilmu sebentar tapi ia mendapatkan banyak ilmu, itu sebab 'wadah' yg ia miliki ketika menuntut ilmu kosong (hati)
6. CINTAILAH GURUMU
Sebagaimana para sahabat yg begitu cinta kepada Rasulullah hingga mereka bisa menghafal semua perkataan Rasulullah meskipun itu panjang seperti ketika Rasulullah khutbah di haji wada'.
* jangan cinta kepada selain Allah karena Allah pencemburu, hingga Allah akan memisahkannya dengan yg ia cintai.

#copas_dari_WA_Grup_Annur_Albatuul